Halo para petualang matematika cilik! Pernahkah kalian melihat gambar sebuah rumah, sebuah lapangan bola, atau bahkan bentuk kue yang menarik? Seringkali, benda-benda di sekitar kita tidak hanya terdiri dari satu bentuk saja, melainkan gabungan dari beberapa bentuk. Di kelas 4 SD, kita akan menyelami dunia yang lebih seru lagi, yaitu bangun datar gabungan, khususnya yang melibatkan persegi dan persegi panjang.
Mengapa belajar bangun datar gabungan ini penting? Karena dengan memahami cara menghitung luas dan keliling dari gabungan dua bentuk dasar ini, kita akan semakin jeli melihat dunia di sekitar kita dan mampu memecahkan berbagai masalah praktis. Bayangkan saja, jika kita ingin mengecat dinding rumah yang memiliki jendela berbentuk persegi, kita perlu menghitung luas dinding tanpa memperhitungkan luas jendela. Atau, jika kita ingin memasang pagar di sekeliling taman yang memiliki kolam renang berbentuk persegi panjang di tengahnya, kita perlu menghitung keliling taman tersebut dengan hati-hati.
Artikel ini akan menjadi panduan lengkap kalian untuk menguasai soal-soal bangun datar gabungan persegi dan persegi panjang. Kita akan mulai dari konsep dasarnya, cara menghitung luas dan keliling, hingga berbagai contoh soal yang akan menguji pemahaman kalian. Siapkan pensil, kertas, dan semangat belajar kalian!
Mengingat Kembali Si Jagoan Persegi dan Persegi Panjang
Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita segarkan kembali ingatan kita tentang dua bangun datar yang akan menjadi bintang utama kita:

1. Persegi:
- Ciri-ciri: Memiliki empat sisi yang sama panjang, empat sudut siku-siku (90 derajat).
- Rumus Luas: Sisi × Sisi (atau s²)
- Rumus Keliling: 4 × Sisi (atau 4s)
2. Persegi Panjang:
- Ciri-ciri: Memiliki dua pasang sisi yang sejajar dan sama panjang, empat sudut siku-siku (90 derajat). Sisi yang lebih panjang disebut panjang (p), dan sisi yang lebih pendek disebut lebar (l).
- Rumus Luas: Panjang × Lebar (atau p × l)
- Rumus Keliling: 2 × (Panjang + Lebar) (atau 2(p + l))
Apa Itu Bangun Datar Gabungan?
Bangun datar gabungan adalah dua atau lebih bangun datar yang digabungkan menjadi satu bentuk baru. Dalam konteks kelas 4 SD, kita akan fokus pada gabungan antara persegi dan persegi panjang. Gabungan ini bisa terjadi dalam beberapa cara, misalnya:
- Sebuah persegi panjang ditempeli sebuah persegi di salah satu sisinya.
- Sebuah persegi ditempeli sebuah persegi panjang di salah satu sisinya.
- Sebuah bangun datar yang lebih besar, yang di dalamnya terdapat lubang berbentuk persegi atau persegi panjang.
Strategi Menghitung Luas Bangun Datar Gabungan
Menghitung luas bangun datar gabungan memang sedikit berbeda dengan menghitung luas satu bangun datar saja. Kuncinya adalah memecah bangun gabungan tersebut menjadi beberapa bangun datar yang lebih sederhana (persegi dan persegi panjang) yang sudah kita kenal. Ada dua strategi utama yang bisa kita gunakan:
Strategi 1: Menjumlahkan Luas Bagian-bagian
Ini adalah strategi yang paling umum dan seringkali paling mudah. Caranya adalah:
- Identifikasi bangun-bangun datar penyusunnya (persegi dan persegi panjang).
- Bagi bangun gabungan menjadi beberapa bagian yang terpisah, yaitu bangun-bangun datar penyusunnya. Biasanya, kita bisa membuat garis bantu imajiner atau benar-benar menggambar garis untuk memisahkan bagian-bagian tersebut.
- Hitung luas masing-masing bangun datar penyusunnya menggunakan rumus yang sudah kita pelajari. Pastikan kalian teliti dalam menentukan panjang sisi, panjang, dan lebar dari setiap bagian.
- Jumlahkan semua luas bagian-bagian tersebut untuk mendapatkan luas total bangun datar gabungan.
Strategi 2: Mengurangi Luas Bagian yang Dihilangkan (untuk bangun berlubang)
Strategi ini digunakan ketika bangun datar gabungan memiliki "lubang" di dalamnya. Misalnya, sebuah persegi besar yang di tengahnya ada lubang berbentuk persegi panjang.
- Hitung luas bangun datar yang lebih besar (yang mencakup seluruh area, termasuk area yang kosong/berlubang).
- Hitung luas bagian yang "hilang" atau berlubang.
- Kurangkan luas bagian yang hilang dari luas bangun datar yang lebih besar. Hasilnya adalah luas bangun datar gabungan yang sebenarnya.
Contoh Soal Menghitung Luas
Mari kita coba dengan beberapa contoh soal yang umum ditemui di kelas 4 SD:
Contoh Soal 1: Gabungan Sederhana
Perhatikan gambar di bawah ini. Bangun tersebut terdiri dari sebuah persegi dan sebuah persegi panjang.
- Persegi panjang memiliki panjang 10 cm dan lebar 4 cm.
- Persegi memiliki sisi 4 cm.
Penyelesaian:
Kita akan menggunakan Strategi 1: Menjumlahkan Luas Bagian-bagian.
- Identifikasi: Bangun ini terdiri dari satu persegi panjang dan satu persegi.
- Bagi: Bangun ini sudah terbagi jelas.
- Hitung Luas Masing-masing:
- Luas Persegi Panjang = Panjang × Lebar = 10 cm × 4 cm = 40 cm²
- Luas Persegi = Sisi × Sisi = 4 cm × 4 cm = 16 cm²
- Jumlahkan:
- Luas Gabungan = Luas Persegi Panjang + Luas Persegi
- Luas Gabungan = 40 cm² + 16 cm² = 56 cm²
Jadi, luas bangun datar gabungan tersebut adalah 56 cm².
Contoh Soal 2: Menentukan Ukuran Bagian
Perhatikan gambar berikut ini. Bangun tersebut terdiri dari dua persegi panjang.
Penyelesaian:
Kita perlu sedikit lebih hati-hati di sini karena kita harus menentukan ukuran setiap bagian terlebih dahulu.
-
Identifikasi: Bangun ini terdiri dari dua persegi panjang.
-
Bagi: Kita bisa membaginya menjadi dua persegi panjang.
- Persegi Panjang Bawah: Memiliki lebar 5 cm. Panjangnya adalah 15 cm.
- Persegi Panjang Atas: Memiliki lebar yang sama dengan lebar persegi panjang bawah, yaitu 5 cm. Tingginya adalah 8 cm.
Catatan: Jika gambar menunjukkan bahwa panjang total bagian bawah adalah 15 cm dan lebar bagian atas adalah 5 cm, maka lebar bagian bawah juga 5 cm. Tingginya bagian atas adalah 8 cm.
-
Hitung Luas Masing-masing:
- Luas Persegi Panjang Bawah = Panjang × Lebar = 15 cm × 5 cm = 75 cm²
- Luas Persegi Panjang Atas = Panjang × Lebar = 8 cm × 5 cm = 40 cm²
-
Jumlahkan:
- Luas Gabungan = Luas Persegi Panjang Bawah + Luas Persegi Panjang Atas
- Luas Gabungan = 75 cm² + 40 cm² = 115 cm²
Jadi, luas bangun datar gabungan tersebut adalah 115 cm².
Contoh Soal 3: Bangun Berlubang
Sebuah taman berbentuk persegi memiliki panjang sisi 20 meter. Di tengah taman tersebut terdapat kolam renang berbentuk persegi panjang dengan panjang 8 meter dan lebar 6 meter. Berapa luas area taman yang tidak terkena kolam renang?
Penyelesaian:
Kita akan menggunakan Strategi 2: Mengurangi Luas Bagian yang Dihilangkan.
-
Hitung Luas Taman (Bangun yang Lebih Besar):
- Taman berbentuk persegi dengan sisi 20 meter.
- Luas Taman = Sisi × Sisi = 20 m × 20 m = 400 m²
-
Hitung Luas Kolam Renang (Bagian yang Hilang):
- Kolam renang berbentuk persegi panjang dengan panjang 8 meter dan lebar 6 meter.
- Luas Kolam Renang = Panjang × Lebar = 8 m × 6 m = 48 m²
-
Kurangkan:
- Luas Area Taman yang Tidak Terkena Kolam = Luas Taman – Luas Kolam Renang
- Luas Area Taman yang Tidak Terkena Kolam = 400 m² – 48 m² = 352 m²
Jadi, luas area taman yang tidak terkena kolam renang adalah 352 m².
Strategi Menghitung Keliling Bangun Datar Gabungan
Menghitung keliling bangun datar gabungan juga memerlukan ketelitian. Keliling adalah panjang total dari sisi luar bangun datar tersebut.
Penting: Saat menghitung keliling, kita hanya menghitung sisi-sisi yang berada di tepi luar bangun. Sisi-sisi yang saling menempel atau berada di dalam gabungan tidak dihitung sebagai bagian dari keliling.
Langkah-langkah Menghitung Keliling:
- Identifikasi semua sisi luar bangun datar gabungan.
- Ukur atau tentukan panjang setiap sisi luar tersebut. Jika ada sisi yang belum diketahui ukurannya, kita perlu mencarinya terlebih dahulu dengan memanfaatkan informasi dari sisi-sisi lain yang diketahui.
- Jumlahkan panjang semua sisi luar tersebut.
Contoh Soal Menghitung Keliling
Mari kita kembali ke contoh-contoh sebelumnya:
Contoh Soal 1 (Keliling):
Perhatikan gambar di bawah ini. Bangun tersebut terdiri dari sebuah persegi dan sebuah persegi panjang.
Penyelesaian:
Kita hanya menghitung sisi-sisi terluar.
-
Identifikasi Sisi Luar:
- Sisi kiri persegi panjang: 4 cm
- Sisi bawah persegi panjang: 10 cm
- Sisi kanan persegi panjang yang tidak menempel (sisi atas persegi): 4 cm
- Sisi kanan persegi: 4 cm
- Sisi bawah persegi: 4 cm
Perhatikan: Sisi kanan persegi panjang yang menempel dengan sisi kiri persegi tidak dihitung.
-
Jumlahkan:
- Keliling = 4 cm (kiri PP) + 10 cm (bawah PP) + 4 cm (kanan atas P) + 4 cm (kanan P) + 4 cm (bawah P)
- Keliling = 4 + 10 + 4 + 4 + 4 = 26 cm
Jadi, keliling bangun datar gabungan tersebut adalah 26 cm.
Contoh Soal 2 (Keliling):
Perhatikan gambar berikut ini. Bangun tersebut terdiri dari dua persegi panjang.
Penyelesaian:
-
Identifikasi Sisi Luar:
- Sisi kiri persegi panjang bawah: 5 cm
- Sisi bawah persegi panjang bawah: 15 cm
- Sisi kanan persegi panjang bawah yang tidak menempel: 5 cm
- Sisi atas persegi panjang bawah yang tidak menempel (bagian dari sisi bawah persegi panjang atas): 15 cm – 5 cm = 10 cm. Kita perlu menghitung ini!
- Sisi kanan persegi panjang atas: 8 cm
- Sisi atas persegi panjang atas: 5 cm
Perhatikan: Sisi kanan persegi panjang bawah yang menempel dengan sisi kiri persegi panjang atas tidak dihitung. Sisi bawah persegi panjang atas yang menempel dengan sisi atas persegi panjang bawah juga tidak dihitung.
-
Tentukan Ukuran Sisi yang Hilang:
- Panjang sisi bawah total adalah 15 cm. Lebar persegi panjang atas adalah 5 cm. Maka, bagian dari sisi atas persegi panjang bawah yang terlihat di luar adalah 15 cm – 5 cm = 10 cm.
-
Jumlahkan:
- Keliling = 5 cm (kiri PP1) + 15 cm (bawah PP1) + 5 cm (kanan PP1) + 10 cm (atas PP1 yang terlihat) + 8 cm (kanan PP2) + 5 cm (atas PP2)
- Keliling = 5 + 15 + 5 + 10 + 8 + 5 = 48 cm
Jadi, keliling bangun datar gabungan tersebut adalah 48 cm.
Tips Jitu Memecahkan Soal Bangun Datar Gabungan
- Gambar Ulang: Jika soal tidak disertai gambar, buatlah gambarnya sendiri. Ini akan sangat membantu visualisasi.
- Beri Label: Beri label pada setiap sisi dengan ukurannya. Jika ada sisi yang belum diketahui, beri tanda tanya (?) atau variabel sederhana.
- Garis Bantu: Untuk memecah bangun datar gabungan, jangan ragu membuat garis bantu (garis putus-putus) pada gambar kalian.
- Teliti Ukuran: Perhatikan baik-baik bagaimana bangun-bangun datar tersebut digabungkan. Apakah sisi-sisinya sejajar? Apakah ada sisi yang sama panjang?
- Fokus pada Rumus: Ingat kembali rumus luas dan keliling persegi dan persegi panjang.
- Latihan, Latihan, Latihan: Semakin banyak kalian berlatih, semakin terbiasa kalian dengan berbagai macam bentuk dan strategi penyelesaiannya.
Tantangan Tambahan: Mencari Ukuran yang Hilang
Terkadang, soal tidak memberikan semua ukuran yang dibutuhkan secara langsung. Kalian perlu mencari tahu ukuran sisi yang hilang terlebih dahulu. Gunakan informasi dari sisi lain yang sejajar atau sama panjang.
Contoh:
Dalam gambar ini, kita tahu persegi panjang memiliki panjang 12 cm dan lebar 7 cm. Persegi menempel di sisi atasnya. Kita perlu tahu panjang sisi persegi.
- Jika sisi kiri persegi sejajar dengan sisi kiri persegi panjang, maka panjang sisi persegi adalah 7 cm.
- Namun, jika sisi kiri persegi berada di tengah-tengah sisi atas persegi panjang, maka kita perlu informasi tambahan.
Mari kita modifikasi contoh ini menjadi lebih jelas:
Dalam kasus ini:
- Lebar persegi panjang adalah 7 cm.
- Panjang sisi persegi sama dengan lebar persegi panjang, yaitu 7 cm.
- Sisi kiri persegi panjang adalah 12 cm.
- Sisi kiri persegi berjarak 3 cm dari sisi kiri persegi panjang. Ini berarti sisi kanan persegi panjang yang terlihat di bawah persegi adalah 12 cm – 3 cm – 7 cm = 2 cm.
Dengan pemahaman yang baik tentang bagaimana sisi-sisi saling berhubungan, kalian akan dapat menemukan semua ukuran yang dibutuhkan.
Kesimpulan: Dunia Bangun Datar yang Luas Menanti!
Belajar tentang bangun datar gabungan persegi dan persegi panjang di kelas 4 SD adalah langkah awal yang menyenangkan untuk memahami geometri yang lebih kompleks. Dengan memecah bangun gabungan menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, menghitung luasnya, dan menjumlahkannya, kita dapat menemukan luas total. Begitu pula dengan keliling, kita hanya perlu menjumlahkan sisi-sisi terluar.
Ingatlah, matematika itu seperti permainan teka-teki. Semakin kalian berlatih, semakin mudah kalian menemukan solusinya. Jangan takut untuk mencoba, membuat kesalahan, dan belajar dari kesalahan tersebut. Dunia bangun datar gabungan ini penuh dengan kemungkinan menarik, dan kalian adalah para penjelajahnya! Teruslah berlatih dan buktikan bahwa kalian bisa menguasai materi ini dengan gemilang! Selamat belajar, para matematikawan cilik!

Tinggalkan Balasan